Kamis, 29 Januari 2026

28 yang ke-28

Alhamdulillah.
Aku bersyukur Allah beri kesempatan untuk hidup sampai selama ini. Aku berpikir bahwa sebuah keberkahan yang besar aku menjalani kehidupan sampai saat ini, sambil di sisi lain aku terus berpikir akan berapa lama lagi aku harus menjalani ini.

Aku tidak pernah meminta berumur panjang.
Aku tahu bahwa ketenangan tidak diciptakan di dunia. Aku tahu bahwa manusia bisa beristirahat panjang di akhirat kelak —lebih tepatnya di surga. Aku tahu kehidupan dunia hanya sebentar.

Aku tidak mau berlama-lama.
Buat apa berlama-lama di dunia jika ibadahku hanya segini-segini saja. Buat apa berlama-lama di dunia jika amalku hanya segini-segini saja. Buat apa berlama-lama di dunia jika yang ada hanya menumpuk dosa.

Allah, aku mohon ridhoi aku, jangan lepaskan aku.
Aku tahu tahu sangat tidak pantas aku mengeluh, tapi kenapa ini terasa melelahkan?

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz-dzaalimiin...

Cimahi, 28 Januari 2026

Rabu, 14 Januari 2026

Waktu Berlalu

Dan waktu...

Waktu selalu berlalu
Aku mengikutinya
Mulanya biasa saja

Waktu terus berlalu
Aku terus mengikutinya
Lalu aku terlena

Waktu masih berlalu
Aku masih mengikutinya
Kemudian aku tersesat

Waktu tak berhenti berlalu
Aku tak mau lagi mengikutinya
Selanjutnya aku tergilas

Waktu akan terus berlalu
Aku tak tahu akan bagaimana
Akhirnya aku lupa

Dan aku...

Kini mulai kehilangan aku.


—Wulandari, 15 April 2018