Sabtu, 08 Februari 2014

Mari Saling Menghargai!!

Semua orang pasti tau kan tulisan yang biasa ada di mading ini : "hargailah orang lain kalau kamu ingin dihargai" Nah, menurutku, sejauh ini slogan itu cuma jadi 'sekedar' slogan aja. Mau ditempel sampe bulukan pun akan tetap jadi -sekedar pajangan. Maksudnya? Nih ya coba kita perhatiin. Banyak banget tulisan semacam itu di sekitar kita. Tapi sebanding dengan banyaknya orang yang gak menghargai yang lain sedangkan dirinya ingin selalu dipandang. Mulai dari yang gak seneng ngeliat temennya dapet sesuatu yang membahagiakan, atau sering kita sebut iri. Terus orang yang 'meniru' karya orang lain tanpa izin alias plagiat. Bahkan ada yang membuat orang lain terlihat 'rendah' supaya dirinya nampak 'lebih tinggi'. Gak usah ngingkarin deh, pasti setiap orang pernah ngelakuin itu -termasuk aku sendiri-. Tapi kalau kita gak berusaha mengubahnya, mau sampai kapan 'pajangan' itu tetep jadi pajangan? Oke, kita bisa wariskan 'pajangan' itu untuk anak cucu kita kelak. Tapi apakah kita akan mewariskan 'budaya' yang membuat slogan itu hanya jadi sekedar pajangan juga? Nggak mau kan? Nah, maka dari itu, ayo kita biasakan untuk saling menghargai sesama manusia, itu sih kalau manusia -_-v. Bukan maksud mau soksok'an ngajarin, tapi ayo kita belajar sama-sama ^_~b Always be positive thinking, oke!

Sajak | Aku, Kau dan Cinta

Aku adalah pantai dan kau ibarat ombak Ketika itu aku mengeja angin seumpama cinta Hati adalah penghubung antara kau dengan Tuhanmu dan aku dengan Tuhanku Begitu juga angin sebagai penghubung antara aku denganmu Kadang mempertemukan, tapi juga bisa membuat berjauhan Angin membawamu datang dari luasnya samudera menyatukan perak buihmu dengan emas pasirku Dan kesejukan dirimu yang membara dalam kegersanganku Apakah kau tak melihat! ketika sayap-sayap burung terbang dengan perlahan dan semut menyingkir demi mempersilahkan pasukan Sulaiman Begitu juga aku yang harus sedikit menyingkir Saat kau mulai menyentuh hatiku yang tak tahu malu ini Yang telah memintamu dengan nyata..

Selasa, 14 Januari 2014

Ayo Mencari Ilmu !!



Assalamu`alaikum.. aku mau sharing nih, tentang sekolah dan mencari ilmu..
“Ngapain, sih, kamu sekolah?”
Nah, tidak jarang, kan, kita mendapat pertanyaan seperti itu? Saat kita mendapat pertanyaan seperti itu, sebagian besar jawaban dari kita tentunya untuk belajar atau mencari ilmu. Lalu bagaimana jika kita tiba-tiba mendapat pertanyaan “untuk apa kita mencari ilmu?” Apakah yang akan kamu jawab? Hmm, supaya kita mengetahui, supaya kita tidak dibodohi, supaya pintar, dan lain-lain. Itu jawaban yang benar. Tapi menurutku, aku mencari ilmu karena Rasulullah SAW telah bersabda :
ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻓﺮﻳﻀﺔ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﺴﻠﻢ ﻮﻣﺴﻠﻤﺔ (رواﻩاﻟﺒﻦﻋﺒﺪاﻟﺒﺮ)
“ Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan muslim perempuan “
(HR. Ibnu Abdil Barr)
Selain itu, mencari ilmu juga bisa memudahkan kita masuk ke Surga Lho. Seperti yang di sebutkan hadits ini :
ﻣﻦ ﺳﻠﻚ ﻃﺮﻳﻖ ﻳﻠﺘﻤﺲ ﻓﻴﻪ ﻋﻠﻢ ﺳﻬﻞ ۱ﻟﻠﻪ ﺑﻪ ﻃﺮﻳﻘﺎ ۱ﻟﻰ ۱ﻟﺠﻨﺔ (رواﻩﺗﺮﻣﺬى)
“ Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu, niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju Surga.” (HR. Tirmidzi)

Di balik perintah Rasul, mencari ilmu juga merupakan perinta Allah. Kita pasti tahu, kan, kalau Rasulullah tidak berbicara atau bertindak tanpa adanya dasar dari perinta Allah. Lalu perintah Allah yang mana yang menyuruh kita untk mencari ilmu? Perintah itu tertulis dalam Al-Quran surat Al-`Alaq ayat pertama yang merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Rasulullah SAW.

Pada saat Rasulullah sedang berada di gua Hira,

Coretan Tahun Baru



Senja berlalu begitu cepat
Saat aku belum bisa merajutnya dengan baik
Seketika suara menggelegar memecah keheningan malam
Kilauan-kilauan saling bersautan dengan indahnya

Rintikan air yang berjatuhan dari langit
Ikut pula membelai lembut Sang Bagaskara
Menghiasi senyum sang rembulan meski dia bukanlah bintang
Toh meski bertabur bintang, malam tetaplah hitam

365 angka yang tertera pada kertas di dinding lengkap terlewati
Menyimpan berjuta kisah yang telah berlalu

Minggu, 01 Desember 2013

Sajak Pagi Desember



Kedamaian yang menyeruak saat kulihat matahari mulai tersenyum meski gumpalan kapas yang disebut awan menutupi membuat sinarnya sedikit redup. Sang Nopember telah berlalu tergantikan oleh Desember yang mulai merayap menyisir rongga waktu yang telah ditentukan. Sementara itu jala asa semakin kubentangkan walau ada rasa diselimuti lelah, namun tetap kulapisi dengan rajutan do`a agar tak hancur terdesak oleh embun yang masih setia melekat disetiap pucuk dedaunan. Hingga tak terasa bulir putih di kelopak mata kian mendesak ke sudut yang membuatnya tak mampu menahan aliran sungai kecil yang mulai mengalir dengan tenangnya melewati kedua belah pipi dan akhirnya jatuh juga pada tempatku bersimpuh mendamba Ridho dari Sang Pemilik nyawa...

Sabtu, 30 November 2013

"Man Yasra' Yahsud" Siapa yang Menanam, Dia Akan Menuai



Pikiran itu seperti sebuah magnet yang menarik sekumpulan jarum. Saat dalam diri kita ada pikiran negatif, maka energi-energi negatif dari luar pun akan tertarik masuk dan akhirnya menimbulkan sugesti negatif yang akan tercerminkan melalui tingkah laku kita.

Contohnya saat kita terus berpikiran bahwa si A menjauhi kita maka pikiran itu akan terus membungkus diri kita, yang tadinya si A biasa saja pada kita (tidak menjauh) bisa benar-benar menjauh akibat perilaku yang tercerminkan oleh pikiran menimbulkan hal yang bisa jadi tidak disukainya dan akhirnya membuatnya menjauh.

Sebaliknya saat pikiran positif yang ada dalam

Jumat, 29 November 2013

Luruh

Seperti sebatang kayu rapuh

Dalam hening senja berselimut kabut

Tak lagi terdengar  gemerisik angin

Oh, Keheningan yang sungguh menakutkan

Sekalipun senja akan segera berlalu

Luruh pula segala asa terhempas angin malam

Terus ku terpaku oleh harapan semu

Hanya bisa menatap ketidak mengertian

Banyak kutulis kesedihanku

Hingga benar-benar terasa kesedihan yang indah

Begitu nikmatnya antara luka berbalut air mata

Hanya kepada-Mu ingin ku meminta

Tolong angkat segala rasa sesak

Agar kembali senyum terrajut...

Aku Belajar...

Aku belajar melupakan orang yang telah melupakanku.

Tapi akhirnya aku sadar, sekuat apapun aku berusaha, akku tidak mungkin bisa melupakannya karena orang itu telah memberi pelajaran yang berharga untukku, dan secara tidak langsung orang tersebut pernah menjadi bagian dari hidupku.
Jadi yang bisa kulakukan hanyalah mengenangnya.

Aku belajar untuk menjadi yang terbaik untuk orang yang kusayangi.
Tapi akhirnya aku sadar bahwa itu salah, karena seharusnya aku tak hatis menjadi yang terbaik tapi berusaha memberikan yang terbaik yang bisa kuberikan pada orang yang kusayangi.

Aku belajar tersenyum agar orang lain tidak melihat lukaku.
Tapi akhirnya aku sadar bahwa itu salah. Aku tersenyum untuk menutupi rasa sakitku, padahal seharusnya aku tersenyum untuk menyembuhkan rasa sakitku, bukan malah memendangnya dalam senyuman palsu, dan hal itulah yang membuatku lebih sakit lagi.

2 April 2013

Begitulah Takdir

Kau tau takdir??
Kadang takdir itu lucu.
Takdir berjalan tanpa kita bayangkan sebelumnya.
Tak ada yang mengira takdir kita berjalan seperti ini.
bahkan apa yang kita harapkan belum tentu jadi takdir kita.
Jadi bagaimana pendapatmu mengenai takdir?

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu sangat baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, pedahal itu sangat buruk bagimu. Allah Maha mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
(QS. Al-Baqarah:216)

“ Lan Tarji’ Ayyamullati Madhat “ Tak Akan Kembali Hari-Hari yang Telah Berlalu



Yang lalu biarlah berlalu
Yang akan terjadi biarlah terjadi
Manfaatkanlah hari ini
Kita hidup pada hari ini
Bukan kemarin ataupun besok
Yang kemari tak ada hari ini bisa ada
Tapi untuk besok tak ada yang bisa tahu
Apakah masih ada atau malah akan menghilang
Genggamlah apa yang hari ini kita miliki
Sedangkan kemarin belum kita miliki
Syukuri apa yang hari ini kita miliki
       Karena belum tentu besok kita masih bisa memilikinya.


5 April 2013